Cara menghitung tarif sewa, diskon, dan denda kendaraan
Pelanggan mengembalikan motor dua jam lebih lambat. Ia mengira masih masuk toleransi, sedangkan kasir menghitung tambahan biaya. Perbedaan seperti ini lebih mudah diselesaikan jika aturan sewa sudah jelas sebelum kendaraan dibawa.
Rumus dasarnya sederhana: biaya sewa dikurangi diskon, lalu ditambah biaya tambahan yang disepakati. Bagian yang perlu diperhatikan adalah cara menghitung durasi, batas toleransi, dan kapan tambahan biaya mulai berlaku.
Jelaskan satuan sewa sejak awal
Kalau menyebut tarif harian, jelaskan apakah satu hari berarti 24 jam sejak pengambilan atau batas waktu lain. Untuk tarif per jam, jelaskan juga bagaimana sisa menit dihitung.
Misalnya motor diambil Senin pukul 09.00 dengan masa sewa 24 jam. Jadwal kembalinya Selasa pukul 09.00. Pelanggan perlu mengetahui apakah ada toleransi dan apa yang terjadi jika unit kembali setelah batas itu.
Tarif paket harian, mingguan, atau bulanan juga perlu punya aturan yang konsisten. Jangan sampai staf memakai hitungan berbeda untuk durasi yang sama.
Contoh biaya sewa dan diskon
Anggap tarif mobil Rp300.000 per 24 jam dan pelanggan menyewa tepat dua hari. Biaya sewanya Rp600.000. Jika disepakati diskon Rp50.000, biaya setelah diskon menjadi Rp550.000.
- Biaya sewa: 2 × Rp300.000 = Rp600.000.
- Diskon: Rp50.000.
- Biaya setelah diskon: Rp550.000.
Untuk diskon persentase, tentukan nilai yang menjadi dasarnya. Diskon 10% dari biaya sewa Rp600.000 adalah Rp60.000. Hasilnya bisa berbeda jika diskon diterapkan setelah biaya tambahan dimasukkan.
Pilih aturan keterlambatan yang mudah dijelaskan
Sebagai ilustrasi, sebuah rental memberi toleransi 30 menit. Setelah itu, keterlambatan dihitung Rp25.000 per jam, dibulatkan ke atas dari sisa waktu setelah toleransi.
Jika unit terlambat 90 menit, waktu yang dikenai biaya adalah 60 menit. Tambahannya Rp25.000. Jika terlambat 100 menit, sisa setelah toleransi 70 menit dibulatkan menjadi dua jam, sehingga tambahannya Rp50.000.
Itu hanya contoh aturan. Rental lain bisa memakai denda bertingkat atau memperpanjang durasi sewanya. Pilih aturan usaha sendiri, jelaskan kepada pelanggan, dan pastikan staf menerapkannya dengan cara yang sama.
Periksa juga apakah perpanjangan durasi sudah menaikkan biaya sewa. Jika masih ada denda terpisah, jelaskan dasar keduanya agar pelanggan bisa memahami rincian tagihan.
Hitung sisa pembayaran setelah totalnya jelas
Kembali ke contoh dua hari sewa tadi: biaya setelah diskon Rp550.000. Jika ada biaya tambahan Rp50.000 yang disepakati, totalnya menjadi Rp600.000. Pelanggan yang sudah membayar uang muka Rp200.000 tinggal melunasi Rp400.000.
Urutannya adalah menghitung total biaya, lalu mengurangi pembayaran yang sudah diterima. Uang muka bukan diskon karena tidak mengurangi nilai sewa.
Kalau unit milik mitra, periksa dasar bagi hasilnya
Di SewaMaju, diskon mengurangi dasar pembagian pendapatan sewa. Biaya tambahan dapat menjadi hak rental atau ikut dibagi, sesuai perjanjian yang dicatat pada transaksi. Karena itu, total tagihan pelanggan belum tentu sama dengan dasar bagi hasil mitra.
Contoh lengkapnya ada di cara menghitung bagi hasil kendaraan titipan. Jika ingin merapikan penerimaan uang muka dan pelunasan, baca contoh pembukuan rental.